Ikut #IndonesiaMencariPapah, Kalo i-Papah Ada di Kendari, Kira-Kira Sembunyi Dimana Ya?

Sebagai anak bangsa yang peduli dengan masalah kebangsaan di Jaman Now, baiknya kita turut serta membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dalam mencari buronan nomer wahid saat ini, yaitu I-Papah. Tim penyidik KPK yang mendatangi rumah I-Papah pada Rabu (15/11/2017) malam, sekitar pukul 21.40 WIB, namun sayangnya I-Papah keburu hilang duluan. Dan akhirnya, inilah pencarian akbar dan terbesar abad ini, mari dukung #IndonesiaMencariPapah.

Mari berspekulasi, mungkinkan I-Papah ada di Kota Kendari?. Secara sederhana, keberadaan Kota Kendari yang terbilang sebagai kota kecil di Indonesia dan jarang mengisi ruang media menstrim nasional (Kecuali kasus Jeng Tata dan Pak Walikoplak), sebab itu sejumlah tempat di Kendari masih terbilang kurang familiar untuk publik atau bisa dibilang asing dan rahasia.

Enyahkan kemungkinan I-Papa ada di hotel mewah macam Calariong, karena pasti akan mudah ditangkap aparat. Berikut kemungkinan tempat yang akan di gunakan I-Papah jika ke Kota Kendari.

I-Papah ada di salah satu bangunan di Pulau Bokori

Pulau Bokori dan segala keindahannya, apakah kau disitu Papah? foto: zonasultra.com

Pulau Bokori saya tempatkan sebagai salah satu kemungkinan pertama yang akan digunakan I-Papa. Sejumlah alasan mendukung hal ini misalnya, Pulau nan Indah yang terletak di Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe ini masih sulit signal, naik dan turun atau kadang cuma tergambar tiang di hape. Dengan isolasi teknologi ini, memungkinkan I-Papa untuk tidak terlacak dan terdeteksi, hmmmmmmmm bisa jadi..?

Hehehhe, selain soal signal. Kemungkinan I-Papah ada di Pulau Bokori yakni karena pulau ini cukup keren sebagai tempat wisata. Tentu sebagai pejabat nagari I-Papah telah terbiasa dengan kawasan wisata dengan pelayanan prima dan sarana yang lengkap, hmmmmmm sudah kudua. wkwkwkwkwk

Mungkin juga I-Papah ada di Pantai Nambo

Salah satu sudut Pantai Nambo dengan pemandangan pantai dan jejeran gazebo. Foto: chris13jkt.wordpress.com

Keindahan dan kemudahan akses menuju Pantai Nambo yang terbilang dekat dari Kota Kendari menjadi salah satu kemungkinan. Jika memilih bersembunyi disini, I-Papah akan langsung diboyong dari Bandara Halu Oleo menuju Pantai Nambo melewati jalan utama tapi dipinggir kota, tidak menyita perhatian bukan.

Ditempat ini juga terdapat sejumlah vila yang bisa disewa secara pribadi. Dengan pemandangan laut yang indah, pilihan untuk menyepi disini bisa menjadi salah satu pilihan.

Jika I-Papah suka yang sedikit menantang, bisa jadi pilihannya adalah Puncak Amarilis

Nahh, ditempat ini Papah bisa kenalan dengan banyak adventurer Kendari. Foto Keren ini milik Patta L. Hindi ( @attap_kendari )

Bukan merupakan pilihan yang mudah diterima nalar. Namun dalam kondisi kepepet bisa jadi naluri atas seni bertahan hidup nya I-Papah muncul dan akhirnya berdampak pada timbulnya semangat untuk menjajal salah satu sarana wisata alam yang cukup menguras tenaga dan keringat.

Puncak Amarilis yang umum dikenal masyarakat sebenarnya adalah kawasan perbukitan yang masuk area Taman Hutan Rakyat (Tahura) Nipa-Nipa yang berada dalam pengawasan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara. Entah dimulai sejak kapan, tetapi kono sudah sejak dahulu kala kawasan Puncak Amarilis dijadikan sarana wisata kemah bagi masyarakat khususnya anak muda di Kota Kendari.

Selain puncak yang menawarkan pemandangan luar biasa dari kerlap kerlip lampu Kota Kendari diatas ketinggian, kawasan wisata Puncak Amarilis juga memiliki air terjun yang yaaa lumayan untuk sekedar merendam kan diri, atau sedikit membenamkan kepala untuk menyamarkan diri…..

Kau kah itu I-Papah, yang terapung- apung kuning di bawah air terjun Amarilis, wkwkwkkw, hanya Tuhan yang tahuuu..

Kaukah itu I-Papah? Kenapa Adamu di Atas Tugu MTQ

Tugu MTQ dengan dua kubah lingkar berwarna emas. Foto: komunikasi.um.ac.id

Pilihan untuk bersembunyi bagi I-Papah di Tugu MTQ merupakan pilihan yang sulit, tapi mungkin tetap akan dipilih. Sejumlah teori menjelaskan, keberadaan tugu MTQ yang setinggi 99 meter akan sangat membantu menyembunyikan siapapun yang berada diatasnya. Sebab, tak ada orang iseng pun yang mau memantengi Tugu MTQ berlama-lama, kalopun ada dijamin lehernya akan gondok dengan segera.

Dibangun pada Tahun 2014 sebagai sarana utama pelaksanaan MTQ Nasional di Kota Kendari di masa kepemimpinan Gubernur Sultra Ali Mazi.  Secara fisik, Tugu MTQ punya dua kemungkinan tempat bersembunyi yang cukup aman khususnya dari pandangan yakni pada kubah lingkar besar dan kecil. Tapi potensi terbaik untuk digunakan adalah kubah kecil.

Karena berada di puncak ketinggian, kubah ke cil tugu MTQ yang kini bernama Tugu Religi ini menawarkan pemandangan Kota Kendari yang cukup menyegarkan mata, pepohonan hijau dan kendaraan lalulalang serupa itik-itik berjalan merupakan hiburan tersendiri. Jadi, kalo berada di puncak tugu ini dengan bekal yang cukup, bisa jadi betah deh berlama-lama… Iyakan I-Papahhhh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *